Classic Dinner Rolls
Resep ini dari : http://www.taunton.com/finecooking
18 oz. (4 cups) all-purpose flour
1 package (2-1/4 tsp.) rapid-rise yeast
1/3 cup sugar
1 tsp. salt
1 cup milk
4 oz. (8 Tbs.) unsalted butter
3 large egg yolks
Komentar:
Resep dan cara membuat roti cukup lengkap, bahkan sampai suhu oven, lama pengadukan disebutkan. Lucunya, 3 kali praktek resep, hasilnya tidak sama. Memang ada perbedaan waktu memasak keduanya. Yang pertama, cukup bagus, adonan dapat dibentuk, hasilnya dinner roll bulat berwarna keemasan yang empuk.
Hasil kedua dinner roll tidak dapat dibentuk karena cair, adonan cenderung melebar ke samping. Yang ketiga, adonan sulit dibentuk, hasil melebar ke samping dan dinner roll agak keras. Lah bagaimana ini? kok kualitasnya terus menurun???
Berikut ini dugaan kenapa adonan sampai berbeda.
- Telur yang dipakai pada adonan 1 lebih kecil dari yang ke 2 dan 3.
- Cara mengocok adonan pertama, cukup dengan slow speed.
- Adonan ke 2 terburu buru dibuat, akibatnya dikocok cepat cepat dengan high speed (karena harus pergi pagi pagi), dilanjutkan denagn pemanggangan oleh orang lain.
- Adonan ke 3 menggunakan ragi basah yang baru dibeli (kekuatannya lebih dari ragi lama). Sepertinya encer sekali, tapi saya tidak berani menambahkan terigu karena ingin sesuai resep. Adonan ini dimasak di kompor minyak berhubung gas di Bandung sedang sudah didapat. Otomatis menggunakan api besar, sehingga suhu oven lebih panas dari biasanya….
Jadi penasaran tentang roti. Sebetulnya sudah menemukan formula yang pas dari resep lain (di buklet Nova zaman dulu)… tapi masih pengen ngutak atik lagi biar ketemu formula dan teknik pembuatan yang tepat biar roti yang dihasilkan enak, sehat dan baik…Btw kalau mau bikin roti, jangan lupa telurnya dicuci yaaa.