Sekedar berbagi pengalaman membuat brownies kukus yang lembut, beraroma coklat, dan lembab. Gak perlu menggunakan emulsifier sudah bisa kembang kok (hati hati, benda ini kurang baik untuk tubuh kita).

  1. Takaran harus betul. Berhubung belum jadi pakar memasak yang punya feeling so good terhadap bahan bahan, mau tidak mau kita menggunakan ‘senjata’ timbangan dan gelas ukur.
  2. Cara mengocok harus betul
  3. Pastikan wadah kocokan bersih dan kering. Lebih bagus menggunakan wadah dari logam (wadah plastik yang berminyak dapat menghambat telur menjadi berbusa, jadi waktu pengocokan lebih lama). Kocok awal memakai low speed, ketika mulai berbusa banyak, tingkatkan ke medium, lalu high. Cara ini menghasilkan adonan yang lembut. Setelah adonan meninggalkan jejak, atau lambat turun ketika diambil dengan sendok, berarti adonan siap dicampur.
  4. membuat tim coklat harus betul
    Sebaiknya coklat di tim bersamaan dengan pengocokan telur, sehingga ketika telur naik, coklat sudah tidak terlalu panas. Gunakan api kecil dan double boiler agar tidak ada air di bawah yang naik ke atas coklat (biar coklat tidak berubah warna). Pastikan coklat sudah hangat ketika masuk dalam adonan( kalau masih panas, brokus akan bergelombang). Biar tidak beku, tinggalkan coklat dalam panci tim dan air kukusan( biar suhu stabil karena air hangat)
  5. Campurkan coklat yang sudah dicampur minyak goreng ke dalam adonan (speed tinggi)aduk rata.
  6. Campurkan terigu dan coklat yang sudah diayak menggunakan spatula- kalo pake mikser, bolu menjadi berserat kasar, karena gluten dari terigu mulai terbentuk (yang untuk bikin roti itu lho)
  7. Masukkan dalam panci kukusan yang airnya sudah mendidih
  8. Kukus selama kurang lebih 30 menit dengan api sedang (api besar menyebabkan brownis kasar dan kering)
  9. Jangan lupa tutup kukusan agar tak ada air menetes dalam kue.

  10. Ketika sudah matang, langsung angkat dari kukusan agar kue tidak berair.
    Hasilnya: 


About these ads